Penanganan Terkini Sensory Food Aversions

Sulit Makan & Gangguan Berat Badan

Penanganan Terkini Sensory Food Aversions

Gangguan makan pada pertengahan masa kanak-kanak dapat menjadi kelanjutan dari gangguan makan pada bayi. Kesulitan yang dimulai pada masa bayi atau awal masa kanak-kanak, dapat muncul peristiwa traumatis (misalnya, tersedak, tersedak berat, atau menyaksikan orang lain tersedak), atau dapat merupakan bentuk awal anoreksia nervosa atau bulimia nervosa. Penting untuk membedakan gangguan makan karena terpengaruh anak memiliki ketakutan tertentu yang perlu ditangani, misalnya, takut makanan baru dalam penghindaran makanan sensorik, takut tersedak dan mati dalam posttraumatic eating disorder (gangguan makan pasca trauma), dan takut atau menjadi lemak dalam anoreksia nervosa dan bulimia nervosa.

Semakin muda anak, yang lebih penting adalah dengan menggunakan terapi keluarga untuk menyediakan lingkungan keluarga di mana anak dapat belajar untuk mengatur porsi makan sesuai dengan kelaparan dan kepenuhan dan belajar cara yang lebih efektif untuk mengatasi nya atau emosinya.

Sebagian besar literatur tentang masalah makan dan makan gangguan telah difokuskan terutama pada…

Lihat pos aslinya 3.115 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s